-->
Cari Berita

Breaking News

Persaingan Makin Keras, Tiga Besar Calon Rektor Unila Ditentukan Hari Ini

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 29 Oktober 2026

 

Ilustrasi: Enam Kandidat Rektor Unila (inilampung)

INILAMPUNGCOM --- Hari ini, Kamis 29 Oktober 2026 menjadi hari-hari penting dan bersejarah dalam proses pemilihan Rektor Universitas Lampung. 


Dari enam kandidat yang telah terseleksi, ada lima guru besar dan seorang lagi baru  menjabat Wakil Dekan Fakultas Hukum.  Berikut daftar 6 bakal calon rektor, dan nomor urutnya: 


1. Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., PIA (Fakultas Hukum)

2. Dr. Budiyono, S.H., M.H. (Fakultas Hukum)

3. Prof. Dr. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D. (FMIPA)

4. Prof. Dr. Rudy, S.H., LL.M., LL.D. (Fakultas Hukum)

5. Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes. (Fakultas Kedokteran)

6. Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. (FISIP)


Adu Gagasan, Tawarkan Transformasi Kampus

Sebelumnya, pada hari Rabu (28/10/2026), enam bakal calon Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 memaparkan visi, misi, dan program unggulan dalam sosialisasi terbuka di Gedung Serba Guna (GSG) Unila.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan sosialisasi penjaringan dan penyaringan calon rektor sebelum Senat Universitas Lampung menetapkan tiga kandidat yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.


Dalam pemaparannya, keenam kandidat menawarkan sejumlah strategi untuk mendorong transformasi Unila, mulai dari pembaruan kurikulum, internasionalisasi perguruan tinggi, penguatan riset dan inovasi, hingga peningkatan kesejahteraan dosen serta tenaga kependidikan.


Prof. Hamzah mengusung visi “Unila Berani” dengan menitikberatkan pada pengembangan universitas riset berstandar internasional, penerapan kurikulum adaptif, serta penguatan kemandirian pendanaan kampus.


Sementara itu, Dr. Budiyono menawarkan konsep “Go Beyond Achievement”. Program yang diusungnya mencakup penguatan tata kelola universitas, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pemerataan kesempatan kolaborasi internasional.


Berbeda dari kandidat lainnya, Prof. Warsito mengusulkan konsep Lampung sebagai living laboratory atau laboratorium hidup. Gagasan tersebut diarahkan untuk memperkuat penelitian yang bertumpu pada potensi, karakteristik, dan persoalan lokal Lampung sehingga hasil riset dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Adapun Prof. Rudi membawa program “RISE Unila” dengan sejumlah target, termasuk peningkatan anggaran penelitian hingga Rp100 miliar per tahun. Ia juga menargetkan kenaikan remunerasi dosen dan tenaga kependidikan sebesar 100 persen.


Di sisi lain, Prof. Asep Sukohar memprioritaskan optimalisasi rumah sakit perguruan tinggi, peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM), serta pelaksanaan program 100 hari kerja sebagai langkah awal kepemimpinan.


Sementara itu, Prof. Anna Gustina Zainal mengusung konsep “Rumah Inovasi” yang berfokus pada hilirisasi hasil penelitian, peningkatan mobilitas internasional, dan pengembangan kapasitas akademik dosen.


Beragam gagasan yang disampaikan keenam kandidat tersebut memperlihatkan sejumlah fokus yang ditawarkan dalam pengembangan Unila ke depan. Mulai dari penguatan kapasitas riset dan inovasi, transformasi tata kelola berbasis teknologi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing internasional.


Mekanisme dan Jadwal Pilrek 

• Pemilihan Tahap Pertama (Penyaringan): Digelar hari ini, Kamis, 29 Oktober 2026 di Gedung Rektorat Unila lantai 2 untuk menyaring 3 dari 6 calon melalui rapat Senat tertutup.


• Komposisi Suara: Senat memiliki 65 persen hak suara dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memiliki 35 persen hak suara.


• Penyerahan 3 Calon ke Kementerian: Dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.


• Pemilihan Tahap Akhir: Direncanakan berlangsung bersama Kementerian pada November–Desember 2026.


• Penetapan dan Pelantikan: Dijadwalkan pada 18 Januari 2027


Seleksi Tiga Besar 

Tahapan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/10/2026) ini. Senat Unila melakukan penilaian terhadap keenam bakal calon untuk menentukan tiga nama yang akan ditetapkan sebagai calon rektor.


Tiga kandidat terpilih selanjutnya akan diajukan ke kementerian untuk mengikuti tahapan pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember 2026.


Rangkaian proses tersebut akan berujung pada pelantikan Rektor Universitas Lampung periode 2027–2031 yang dijadwalkan pada 18 Januari 2027. (kgm2/inilampung)

LIPSUS