![]() |
| Rycko Menoza ZP |
INILAMPUNGCOM -- Dinamika politik Golkar Bandar Lampung kembali menghangat menjelang penyelenggaraan Musda, yang menurut rencana digelar 21 September 2026 mendatang.
Sejumlah pimpinan kecamatan mulai "ancang-angcang" memunculkan nama Rycko Menoza, untuk dijadikan pilihan ketua baru, kepengurus Golkar Bandar Lampung periode 2026 - 20231.
Dari nama yang beredar, Rycko Menoza masuk dalam bursa calon kuat, diantara 5 nama lain yang selama ini telah santer melakukan penggalangan suara ke tingkat bawah.
Rycko Menoza adalah anggota DPR RI, dari daerah pemilihan Lampung 1. Namanya mulai beredar sejak sepekan ini, dan anggap sebagai calon alternatif, pasca penundaan Musda Golkar Bandar Lampung.
Mantan Bupati Lampung Selatan itu, diharapkan Pimpinan Kecamatan Golkar, membawa suara Golkar lebih baik pada pemilu 2029 mendatang. "Bang Rycko Menoza paling tepat. Dia punya rekam jejak yang kuat di Bandar Lampuung," kata Ketua PK Golkar Kemiling, Edi Yanto.
Beberapa ketua lain berharap, kinerja Golkar Bandar Lampung memberi contoh bagi daerah lain. "Kalau Bang Rycko yang pimpin, akan banyak perubahan. Paling tidak, Golkar bisa lebih berani mengkritisi kebijakan pemerintahan," imbuh Wilan, Ketua PK Golkar Teluk Betung Timur, yang ditemui Rabu, 16 September 2026.
Fenomena Rycko Menoza maju ketua Golkar Bandar Lampung, dibenarkan oleh Riza Mirhadi, Ketua Plt. DPD Golkar Bandar Lampung. "Keliatan begitu, Mas Rycko Menoza yang sudah melakukan penggalangan, beliau kader," kata Riza Mirhadi, Rabu, 16 September 2026.
Beberapa tokoh Golkar Bandar Lampung dihubungi menyebut, Musda Golkar Bandar Lampung kali ini, bakal memunculkan fenoma baru yang lebih dinamis. Para kandidat ketua adalah nama-nama besar yang memiliki latar belakang beragam. Diantaranya, Rycko Menoza (mantan calon walikota/kini DPR RI), Benny Halomoan Nauly (Ketua GRANAT/pengacara), Rama Apriyadi (DPR Bandar Lampung/pengusaha), Muhammad Arisman Akbar (DPRD Bandar Lampung), dan Heti Fristakti (DPRD Bandar Lampung).
Sempat Ditunda Setahun
Pesta demokrasi lima tahun itu, mengalami penunda berulang kali. Semula beralangsung 14 Desember 2025, namun, mendadak terjadi penundaan karena terjadi cacat administrasi dari dari salah satu calon, yakni Handitya Narapati alias Dade.
Plt. Ketua DPD Partai Golkar Bandar Lampung, Riza Mirhadi menjelaskan alasan penundaan lebih pada soal adminstrasi calon. Saat itu, Riza Mirhadi, masih menurut Riza Mirhadi, dari laporan yang diterima Tim Verifikasi ada beberapa berkas milik salah satu calon terdapat dukungan ganda. Bahkan, beberapa penulisan organisasi salah.
Persetujuan penundaan Musda XI Partai Golkar Bandarlampung, tertuang dalam surat DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Nomor: B-22/DPDPG-I/LPG/XII/2025.
Surat tersebut berisi soal Persetujuan Penundaan Pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Bandarlampung, ditandatangani oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H. Hanan A Rozak dan Sekretaris H. Aprozi Alam. (kgm/inilampung)


