![]() |
| Dinas Kesehatan Pesawaran bersama Inisiatif Lampung Sehat (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Sebagai upaya eliminasi malaria di Provinsi Lampung, Inisiatif Lampung Sehat (ILS) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melaksanakan program 'Temukan, Obati, dan Kendalikan' (TOKEN) Malaria. Program ini menargetkan skrining terhadap sekitar 22 ribu warga di wilayah prioritas Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan diawali dengan penyusunan micro planning yang digelar hari ini (27/8/2026), sebagai tahap perencanaan teknis sebelum pelaksanaan di lapangan.
Selanjutnya, tim program akan merekrut kader kesehatan setempat yang kemudian akan dibekali pelatihan khusus penanganan malaria, sebelum diterjunkan langsung untuk melakukan screening ke masyarakat.
Program ini akan berlangsung selama tiga bulan, mulai September hingga November 2026, dengan fokus wilayah pada 6 desa yang terdiri dari 17 dusun.
Penanggung jawab program malaria ILS, Meiwan Fathoni, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung hingga saat ini belum berhasil mencapai status eliminasi malaria. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda, hingga pihak swasta agar target eliminasi malaria di Lampung dapat tercapai.
"Lampung belum eliminasi malaria. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk menuju eliminasi malaria di Provinsi Lampung, baik itu pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, maupun pihak swasta," ujar Meiwan.
Sementara itu, Wasor Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Budi Santoso, berharap terkait dukungan program ini terhadap capaian eliminasi malaria, partisipasi aktif masyarakat, atau keberlanjutan program setelah masa kolaborasi berakhir.
Dengan sinergi antara ILS dan Dinkes ini, diharapkan proses penemuan kasus, pengobatan, dan pengendalian malaria dapat berjalan lebih optimal, sehingga Provinsi Lampung segera mencapai target eliminasi malaria dalam waktu dekat.(rls/zal/inilampung)

